a a a a a a
Office : Jl. Sumagung 1/2A Kelapa Gading Jakarta Utara
Telp : (021) 4251303, (021) 45857868
Hotline : 0821 2222 3793 / 0878 860 850 80

Video 55

Ziarah Eropa Pisa Leaning Tower : Menyentuh Keindahan Ikonik Italia dalam Perjalanan Rohani Saat pertama kali melihat menara itu dari kejauhan, hati saya seperti berhenti sejenak. Dalam perjalanan Ziarah Eropa (Pisa Leaning Tower), ada momen yang terasa berbeda—bukan hanya karena keindahan arsitektur yang unik, tetapi karena ada rasa kagum yang sulit dijelaskan. Seolah-olah, perjalanan ini bukan sekadar wisata, melainkan bagian dari pencarian makna yang lebih dalam. Pisa bukan hanya tentang menara miring yang terkenal di seluruh dunia. Di balik keindahan visualnya, ada sejarah panjang, simbol ketekunan, dan refleksi kehidupan yang bisa kita rasakan dalam perjalanan ziarah Eropa Katolik. Apa Itu Ziarah Eropa (Pisa Leaning Tower)? Ziarah Eropa (Pisa Leaning Tower) adalah bagian dari perjalanan wisata rohani yang menggabungkan kunjungan ke destinasi ikonik Italia dengan pengalaman spiritual yang mendalam. Dalam satu perjalanan, Anda tidak hanya menikmati keindahan Leaning Tower of Pisa Italia, tetapi juga merenungkan perjalanan iman, kehidupan, dan kebesaran Tuhan melalui karya manusia yang luar biasa ini. Bagi banyak peziarah, Pisa menjadi simbol bahwa ketidaksempurnaan justru bisa menjadi keindahan yang mendunia. Sejarah Pisa Leaning Tower yang Menakjubkan Menara Miring Pisa atau Leaning Tower of Pisa mulai dibangun pada tahun 1173. Awalnya dirancang sebagai menara lonceng untuk katedral di kompleks Piazza dei Miracoli. Namun, sesuatu yang tidak direncanakan terjadi. Tanah yang lembek dan fondasi yang tidak stabil membuat menara mulai miring bahkan sejak tahap awal pembangunan. Proyek sempat terhenti selama hampir satu abad karena berbagai konflik politik dan perang. Menariknya, justru karena penundaan tersebut, tanah di bawah menara sempat mengeras, sehingga mencegahnya runtuh sepenuhnya. Hasilnya? Sebuah keajaiban arsitektur yang kini menjadi salah satu destinasi Italia terkenal di dunia. Menara ini memiliki tinggi sekitar 56 meter dengan kemiringan sekitar 4 derajat setelah proses restorasi modern. Fakta Unik dan Penyebab Kemiringan Menara. Mengunjungi Pisa tanpa mengetahui fakta uniknya terasa kurang lengkap. Berikut beberapa hal menarik yang membuat menara ini begitu istimewa: - Tanah lunak di bawah menara menjadi penyebab utama kemiringan - Menara ini sempat hampir runtuh sebelum dilakukan stabilisasi - Dibutuhkan ratusan tahun untuk menyelesaikan pembangunannya - Hingga kini, menara masih terus dipantau agar tidak semakin miring Menariknya, justru ketidaksempurnaan inilah yang menjadikan menara ini terkenal di seluruh dunia. Ini seperti refleksi kehidupan—tidak selalu harus lurus untuk menjadi bermakna. Makna Simbolik dalam Perjalanan Ziarah Eropa Dalam konteks ziarah Eropa Katolik, Pisa bukan sekadar tempat wisata. Menara ini menjadi simbol: - Keteguhan dalam menghadapi ketidaksempurnaan hidup - Keindahan yang lahir dari proses yang tidak sempurna - Kesabaran dalam perjalanan iman Katolik - Pengingat bahwa Tuhan bekerja bahkan dalam hal yang tidak kita rencanakan Banyak peziarah yang merasakan momen refleksi mendalam saat berdiri di depan menara ini. Dan jujur saja, ini bukan pengalaman yang bisa dijelaskan—harus dirasakan sendiri. Pengalaman Mengunjungi Pisa Leaning Tower Saat tiba di Pisa, suasana terasa berbeda. Kota ini tidak seramai Roma, tetapi justru di situlah letak keindahannya. Langit biru, rumput hijau, dan bangunan putih yang megah menciptakan pemandangan yang hampir terasa tidak nyata. Berjalan mendekati menara, Anda akan melihat banyak orang berfoto dengan pose “menahan” menara. Tapi di balik itu, ada momen hening yang bisa Anda ambil. Kami masih ingat, berdiri diam beberapa menit, hanya melihat menara tersebut. Dan dalam diam itu, muncul satu kesadaran sederhana: hidup tidak harus sempurna untuk menjadi indah. Itulah kekuatan perjalanan wisata rohani Eropa. Mengapa Pisa Wajib Masuk Itinerary Ziarah Eropa Banyak orang bertanya, apakah Pisa hanya destinasi wisata biasa? Jawabannya: tidak. Berikut alasan mengapa Pisa layak masuk dalam tour Eropa Italia: - Ikon dunia yang memiliki nilai sejarah tinggi - Memberikan pengalaman refleksi yang berbeda - Kombinasi antara wisata dan makna spiritual - Lokasi yang mudah diakses dari kota besar seperti Florence Pisa menjadi pelengkap perjalanan ziarah yang tidak hanya menyentuh sisi iman, tetapi juga sisi kemanusiaan. Tips Berkunjung ke Pisa Leaning Tower Agar pengalaman Anda maksimal, berikut beberapa tips praktis: - Datang pagi atau sore untuk menghindari keramaian - Gunakan sepatu nyaman karena area cukup luas - Siapkan kamera—spot foto sangat ikonik - Luangkan waktu untuk duduk dan menikmati suasana - Jangan hanya foto, tapi rasakan makna tempat ini Jika Anda mengikuti tour ziarah Eropa Katolik, biasanya itinerary sudah disesuaikan dengan waktu terbaik ini. Namun, jika ingin pengalaman lebih spiritual, datang di pagi hari saat suasana masih sepi bisa menjadi pilihan terbaik. Peran Pisa dalam Perjalanan Ziarah Eropa Katolik Meskipun bukan situs religius utama seperti Vatikan, Pisa tetap memiliki peran penting dalam perjalanan ziarah. Mengapa? Karena perjalanan iman tidak selalu tentang tempat suci, tetapi tentang bagaimana kita melihat makna di setiap perjalanan. Pisa mengajarkan bahwa: - Tuhan hadir dalam setiap detail kehidupan - Keindahan tidak selalu datang dari kesempurnaan - Perjalanan fisik bisa membawa perubahan batin Dan itu adalah inti dari ziarah itu sendiri. Manfaat Spiritual dari Perjalanan Ini Banyak peserta tour ziarah Eropa mengaku bahwa kunjungan ke Pisa memberikan dampak yang tidak terduga. Beberapa manfaat yang sering dirasakan: - Refleksi diri yang lebih dalam - Rasa syukur yang meningkat - Perspektif hidup yang lebih luas - Ketenangan batin yang sulit dijelaskan Kadang, momen paling sederhana justru menjadi yang paling mengubah hidup. FAQ Seputar Ziarah Eropa (Pisa Leaning Tower) Apakah Pisa hanya destinasi wisata biasa? Tidak. Dalam konteks ziarah, Pisa memiliki makna reflektif dan simbolik yang kuat. Apakah Pisa cocok untuk ziarah Katolik? Ya, terutama sebagai bagian dari perjalanan rohani yang lebih luas di Italia. Berapa lama waktu ideal di Pisa? Sekitar 1 jam lebih dari cukup untuk menikmati area dan refleksi. Ziarah Eropa Pisa Leaning Tower bukan hanya tentang melihat bangunan miring yang terkenal di dunia. Ini tentang perjalanan yang membawa Anda lebih dekat pada diri sendiri, pada iman, dan pada makna hidup yang sering kita lupakan di tengah kesibukan.Dan mungkin, tanpa Anda sadari, justru di tempat seperti Pisa inilah hati Anda mulai berubah. Kalau Anda merasa terpanggil, mungkin ini saatnya melangkah lebih jauh. Jangan hanya membaca cerita orang lain. Rasakan sendiri perjalanan ziarah Anda ke Eropa. Hubungi EFRAT TOUR sekarang dan temukan paket tour ziarah Eropa terbaik yang bukan hanya membawa Anda ke tempat indah, tetapi juga membawa Anda pada pengalaman spiritual yang tidak terlupakan.
Ziarah Eropa Katolik ( Basilika St.Paul Outside The Wall ) selalu menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi setiap peziarah. Ada rasa hening yang sulit dijelaskan ketika pertama kali melangkah ke halaman basilika ini—seolah waktu melambat, dan hati diajak untuk benar-benar hadir. Di sinilah, di tempat yang dikenal sebagai gereja Santo Paulus luar tembok, kita tidak hanya datang sebagai wisatawan, tetapi sebagai pribadi yang sedang mencari makna lebih dalam dalam perjalanan iman. Bagi banyak orang yang menjalani ziarah Roma Katolik, momen ini sering menjadi titik refleksi paling kuat. Bukan karena kemegahan bangunannya saja, tetapi karena kesadaran bahwa kita berdiri di tempat yang menyimpan kisah pengorbanan, iman, dan keteguhan Rasul Paulus. Mengapa Ziarah Eropa Katolik ( Basilika St.Paul Outside The Wall ) Begitu Istimewa? Ada banyak gereja Katolik di Roma, tetapi tidak semuanya memberikan pengalaman batin yang sama. Ziarah Eropa Katolik ( Basilika St.Paul Outside The Wall ) memiliki daya tarik yang lebih dalam karena nilai sejarah dan spiritualnya. - Tempat ini diyakini sebagai lokasi makam Rasul Paulus - Menjadi salah satu dari empat basilika utama di Roma - Menyimpan relikui dan sejarah awal Kekristenan - Memberikan suasana tenang, jauh dari keramaian pusat kota Bagi peziarah, ini bukan sekadar kunjungan. Ini adalah perjumpaan dengan sejarah iman yang hidup. Sejarah Basilica St. Paul Outside the Walls Roma yang Menggetarkan Iman Basilica St. Paul Outside the Walls Roma dibangun di atas makam Santo Paulus, salah satu rasul terbesar dalam sejarah Gereja Katolik. Setelah wafat sebagai martir di Roma sekitar abad pertama, tempat ini menjadi lokasi ziarah penting sejak masa awal Kekristenan. Pada abad ke-4, Kaisar Konstantinus memerintahkan pembangunan basilika pertama di lokasi ini. Seiring waktu, basilika mengalami beberapa renovasi besar, termasuk rekonstruksi setelah kebakaran hebat pada abad ke-19. Namun yang menarik, meskipun telah diperbarui, basilika ini tetap mempertahankan karakter klasiknya. Pilar-pilar tinggi, mosaik kuno, dan lorong panjang menuju altar utama menciptakan suasana yang tidak hanya indah, tetapi juga penuh makna spiritual. Setiap sudutnya seperti bercerita—tentang iman yang bertahan, tentang pengorbanan, dan tentang harapan yang tidak pernah padam. Makna Religius Basilika bagi Umat Katolik Mengunjungi gereja Santo Paulus luar tembok bukan hanya soal melihat bangunan bersejarah. Ada makna rohani yang sangat dalam bagi umat Katolik. - Mengingat kembali perjalanan iman Rasul Paulus - Merenungkan arti pengorbanan dan kesetiaan dalam iman - Menguatkan hubungan pribadi dengan Tuhan - Menjadi momen refleksi dan pertobatan Banyak peziarah mengaku bahwa kunjungan ke tempat ini membawa kedamaian yang tidak mereka rasakan di tempat lain. Ada ketenangan yang muncul, seolah hati diajak untuk kembali pada hal yang paling esensial dalam hidup. Pengalaman yang Tidak Terlupakan Saat Berkunjung Saat memasuki basilika, Anda akan langsung disambut oleh suasana yang berbeda. Tidak ramai, tidak bising, tetapi justru penuh kedalaman. Langkah demi langkah terasa lebih pelan. Mata tertuju pada altar utama, sementara cahaya lembut masuk dari jendela tinggi, menciptakan nuansa yang hampir magis. Di bagian dalam, terdapat rantai yang diyakini pernah mengikat Rasul Paulus. Banyak peziarah berhenti sejenak di sini, berdoa dalam diam, membawa intensi pribadi masing-masing. Inilah yang membuat wisata rohani Italia terasa begitu hidup. Bukan karena itinerary yang padat, tetapi karena setiap tempat memiliki jiwa. Keunikan dan Fakta Menarik Basilika St. Paul Outside the Walls Ada beberapa hal yang membuat basilika ini berbeda dari gereja lainnya di Roma: - Memiliki deretan potret semua Paus dari masa ke masa - Salah satu basilika terbesar di dunia - Terletak di luar tembok kota Roma kuno (itulah asal namanya) - Memiliki taman yang luas dan tenang untuk refleksi pribadi Keunikan ini menjadikan tempat ini sebagai salah satu destinasi wajib dalam tour ziarah Eropa Katolik.Tips Mengikuti Ziarah Eropa Katolik ke Basilika Ini agar pengalaman ziarah Anda lebih maksimal, ada beberapa hal yang bisa dipersiapkan: - Datang dengan hati yang siap untuk refleksi, bukan sekadar foto - Gunakan pakaian yang sopan dan nyaman - Luangkan waktu lebih lama untuk berdoa, jangan terburu-buru - Ikuti tour ziarah Eropa Katolik agar mendapatkan penjelasan mendalam - Siapkan intensi doa pribadi sebelum berangkat Ziarah bukan tentang cepat atau banyaknya tempat yang dikunjungi. Ini tentang kedalaman pengalaman yang dirasakan. Waktu Terbaik untuk Mengunjungi Roma dan Basilika Roma memiliki daya tarik sepanjang tahun, tetapi untuk pengalaman terbaik: - Musim semi (April–Juni): cuaca nyaman dan tidak terlalu ramai - Musim gugur (September–Oktober): suasana lebih tenang dan reflektif - Natal Waktu terbaik untuk merasakan suasana Natal terbaik adalah saat Ziarah Eropa di Bulan Desember Memilih waktu yang tepat akan sangat memengaruhi kualitas pengalaman spiritual Anda. Manfaat Spiritual dari Perjalanan Ziarah Ini banyak orang berangkat dengan rasa penasaran, tetapi pulang dengan hati yang berubah. Ziarah Eropa Katolik ( Basilika St.Paul Outside The Wall ) memberikan manfaat yang tidak selalu bisa dijelaskan dengan logika: - Hati menjadi lebih tenang - Iman terasa diperbarui - Perspektif hidup berubah menjadi lebih sederhana - Hubungan dengan Tuhan terasa lebih dekat Dan yang paling menarik, pengalaman ini sering kali tidak berhenti di Roma. Ia terus hidup, bahkan setelah Anda kembali ke kehidupan sehari-hari. FAQ Seputar Ziarah Eropa Katolik ( Basilika St.Paul Outside The Wall ) 1. Apakah basilika ini wajib dikunjungi saat ziarah ke Roma? Ya, karena merupakan salah satu dari empat basilika utama dan memiliki nilai sejarah yang sangat penting. 2.Apakah bisa datang tanpa tour? Bisa, tetapi mengikuti tour ziarah Eropa Katolik akan memberikan pemahaman yang jauh lebih dalam. 3.Berapa lama waktu ideal untuk kunjungan? Sekitar 30-45 menit agar bisa menikmati suasana dan berdoa dengan tenang. Saatnya Anda Mengalami Sendiri Perjalanan Ini Ziarah Eropa Katolik ( Basilika St.Paul Outside The Wall ) bukan sekadar perjalanan ke Roma, tetapi perjalanan kembali ke dalam diri. Di tempat ini, banyak orang menemukan jawaban, kedamaian, bahkan arah hidup yang baru. Jika Anda merasa ada kerinduan untuk lebih dekat dengan Tuhan, mungkin ini bukan kebetulan. Bergabunglah dalam tour ziarah Eropa Katolik Bersama EFRAT TOUR sekarang, dan rasakan sendiri pengalaman spiritual yang tidak bisa digantikan oleh apa pun.
Tour ke Vatican ( Basilica Mary Maggiorre) sering kali dimulai dari sesuatu yang sederhana—sebuah keinginan untuk lebih dekat dengan Tuhan. Bukan karena hidup sedang buruk, tetapi justru karena ada rasa bahwa iman perlu diperdalam. Saya pernah melihat seseorang datang ke Roma dengan senyuman biasa, namun pulang dengan mata yang berbeda—lebih tenang, lebih dalam, seolah menemukan sesuatu yang selama ini hilang. Roma bukan sekadar kota. Ia adalah ruang hidup dari sejarah iman Katolik. Dan di antara banyak gereja Katolik di Roma, ada satu tempat yang selalu meninggalkan kesan mendalam: Basilica Santa Maria Maggiore Roma. Mengapa Tour ke Vatican ( Basilica Mary Maggiorre) Menjadi Pilihan Banyak Peziarah Ada banyak cara untuk bepergian ke Eropa. Namun tour ziarah Eropa Katolik menawarkan sesuatu yang tidak bisa ditemukan dalam perjalanan biasa. Tour ke Vatican ( Basilica Mary Maggiorre) memberikan pengalaman yang bukan hanya visual, tetapi juga spiritual. Anda tidak hanya melihat bangunan, tetapi diajak memahami makna di baliknya. Beberapa alasan mengapa banyak orang memilih perjalanan ini: - Perjalanan dirancang khusus untuk refleksi iman - Ada kesempatan mengikuti misa di tempat suci - Setiap lokasi dijelaskan dari sisi spiritual - Lingkungan mendukung ketenangan dan doa Ini bukan tentang pergi jauh. Ini tentang menemukan kedekatan yang baru dengan Tuhan. Sejarah Basilica Santa Maria Maggiore Roma yang Menghidupkan Iman Basilica Santa Maria Maggiore Roma adalah salah satu gereja tertua yang didedikasikan untuk Bunda Maria. Dibangun pada abad ke-5, basilika ini menjadi saksi perjalanan panjang Gereja Katolik. Sejarahnya berakar dari Konsili Efesus tahun 431 M, yang menetapkan Maria sebagai Bunda Allah. Sejak saat itu, gereja ini menjadi pusat devosi Maria dan bagian penting dalam ziarah Vatikan. Ada satu kisah yang selalu menarik perhatian peziarah: mukjizat salju di musim panas. Peristiwa ini dipercaya sebagai tanda ilahi yang menunjukkan lokasi pembangunan basilika. Fakta menarik lainnya: - Menyimpan relik palungan bayi Yesus - Memiliki mosaik kuno yang masih terjaga - Menjadi salah satu basilika utama di Roma Sejarah di tempat ini bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk dirasakan. Makna Religius Tour ke Vatican ( Basilica Mary Maggiorre) bagi Umat Katolik Tour ke Vatican ( Basilica Mary Maggiorre) bukan sekadar perjalanan fisik. Ini adalah perjalanan iman yang membawa umat lebih dekat kepada inti kepercayaan mereka. Di dalam basilika ini, banyak orang mengalami sesuatu yang tidak bisa dijelaskan secara logika. Ada ketenangan yang datang tanpa diminta. Ada rasa damai yang muncul tanpa alasan jelas. Makna yang sering dirasakan oleh peziarah: - Kedekatan dengan Bunda Maria - Penguatan iman dalam menghadapi kehidupan - Kesempatan untuk refleksi diri yang mendalam Kadang, kita tidak butuh jawaban besar. Kita hanya butuh ruang untuk mendengar hati kita sendiri. Keunikan dan Daya Tarik Basilica Santa Maria Maggiore Roma Saat pertama kali masuk ke dalam basilika ini, yang terasa bukan hanya kagum, tetapi juga hening. Arsitekturnya megah, tetapi tidak berisik. Indah, tetapi tidak berlebihan. Beberapa keunikan yang membuatnya istimewa: - Langit-langit emas yang memantulkan cahaya lembut - Pilar-pilar klasik yang kokoh dan elegan - Mosaik yang menggambarkan kisah iman secara detail Setiap sudutnya mengajak Anda untuk berhenti sejenak. Bukan untuk melihat lebih banyak, tetapi untuk merasakan lebih dalam. Pengalaman Nyata Saat Mengikuti Tour ke Vatican ( Basilica Mary Maggiorre) Dalam perjalanan ini, ada satu momen yang sering terjadi—dan hampir selalu sama. Anda duduk. Diam. Tidak ada agenda. Tidak ada target. Lalu perlahan, sesuatu berubah. Dalam tour ke Vatican ( Basilica Mary Maggiorre), banyak peziarah mengalami: - Doa yang terasa lebih tulus - Air mata yang datang tanpa alasan - Rasa damai yang menetap bahkan setelah pulang Ini bukan sesuatu yang dibuat-buat. Ini adalah pengalaman yang muncul dari keheningan. Dan justru di sanalah kekuatannya. Tips Mengikuti Tour Ziarah Eropa Katolik agar Lebih Bermakna Agar pengalaman Anda lebih maksimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan: - Persiapkan dokumen perjalanan dengan baik - Jaga kesehatan sebelum keberangkatan - Gunakan pakaian sopan saat mengunjungi gereja - Jangan terlalu fokus pada foto atau dokumentasi - Luangkan waktu untuk doa pribadi Yang paling penting, datanglah dengan hati yang terbuka. Karena sering kali, pengalaman terbaik datang tanpa rencana. Waktu Terbaik untuk Mengikuti Wisata Rohani Roma Roma dapat dikunjungi sepanjang tahun, tetapi ada waktu yang lebih nyaman dan mendukung suasana ziarah. Waktu terbaik biasanya: - Musim semi (April–Juni) dengan cuaca sejuk - Musim gugur (September–Oktober) yang lebih tenang Jika ingin pengalaman lebih mendalam, Anda bisa datang saat Natal atau Paskah. Namun, waktu terbaik sebenarnya adalah saat Anda siap secara batin. Manfaat Spiritual dari Perjalanan Ziarah ke Vatikan Mengikuti ziarah Vatikan memberikan dampak yang tidak hanya terasa selama perjalanan, tetapi juga setelahnya. Beberapa manfaat yang sering dirasakan: - Kedamaian batin yang lebih stabil - Perspektif baru dalam melihat kehidupan - Hubungan yang lebih dekat dengan Tuhan Banyak orang kembali dari perjalanan ini dengan hati yang lebih ringan dan pikiran yang lebih jernih. FAQ Seputar Tour ke Vatican ( Basilica Mary Maggiorre) Apakah harus Katolik untuk mengikuti tour ini? - Tidak wajib, tetapi pengalaman akan lebih mendalam bagi umat Katolik. Apakah perjalanan ini cocok untuk pemula? - Ya, karena semua sudah diatur oleh Kami Efrat Tour yang telah mempersiapkan segalanya untuk perjalanan Ziarah Eropa ii. Berapa lama durasi tour biasanya? - Sekitar 12-13 hari tergantung paket. Apakah ada misa selama perjalanan? - Ya, misa biasanya menjadi bagian penting dari itinerary. Saatnya Mengambil Langkah Iman Anda Tour ke Vatican ( Basilica Mary Maggiorre) bukan hanya perjalanan ke Roma. Ini adalah perjalanan ke dalam diri Anda sendiri. Jika Anda merasa ada sesuatu yang belum selesai dalam hati Anda, mungkin ini saatnya untuk berhenti sejenak dan mendengarkan. Bergabunglah dalam Tour ke Vatican ( Basilica Mary Maggiorre) dan rasakan sendiri bagaimana perjalanan ini dapat mengubah cara Anda melihat iman, hidup, dan masa depan.
Ziarah Eropa TAHUN YUBELIUM 2026 Santo Fransiskus Asisi PROMO Special NATAL 2026 & TAHUN BARU 2027 Rute Special 6 Negara: Italia – Vatican – Monaco – Perancis – Belgia - Belanda Roma – Asisi – Pisa – Monaco – Marseille – Lourdes – Clermont Ferand – Nevers – Paris – Brussel – Amsterdam - Volendam Highlight : Asisi - Berziarah ke Basilika St. Fransiskus Asisi dalam Rangka Yubileum 2026 untuk meraih Indulgensi Penuh artinya Pengampunan Dosa & Segala Hukumannya (baca : Yubileum selanjutnya Tahun 2050), “Misa Malam Natal & Natal Bersama PAUS LEO XIV menerima Berkat Natal dari PAUS URBI ET ORBI ”, “Lourdes untuk Jalan Salib, Mandi Suci, Prosesi Lilin Goa Misabelle serta menziarahi rumah St.Bernadette, Nevers mengunjungi Biara tempat peristirahatan terakhir Santa Bernadette yang sampai saat ini masih utuh dan terberkati, Menara Miring Pisa yang merupakan 7 Keajaiban Dunia, Paris Kota mode dunia untuk melhat Kemegahan Menara Eiffle, Amsterdam Berorientasi menikmati keindahan Arsitektur khas Belanda dan berfoto dengan kostum Pakaian Traditional. Kerajaan Monaco negeri para Sultan Eropa nan indah Malam Tahun Baru di Kota Paris dan Tahun Baru di Belgia & Amsterdam Departure : 23 Desember 2026 - 03 Januari 2027 (12 Hari ) Bersama : RD. Ferdinandus
Tahun Yubileum 2026 Peringatan 800 Tahun Wafatnya Santo Fransiskus Asisi Moment Langka sebelum Tahun Yubelium 2050 untuk meraih INDULGENSI PENUH artinya Pengampunan Dosa & Segala Hukumannya. Paus Leo XIV menetapkan Dekrit Indulgensi Penuh pada 10 Januari 2026 dalam rangka Peringatan 800 Tahun wafatnya Santo Fransiskus Asisi. Syarat untuk menerima INDULGENSI PENUH : - Berziarah ke Gereja, Kapel, atau Tempat Suci yang didedikasikan kepada Santo Fransiskus dari Assisi. - Mendoakan intensi doa dari Bapa Paus - Pengakuan dosa - menerima komuni Hari 1 Rabu, 23 Desember 2026 : Jakarta – Rome 3 Jam sebelum keberangkatan, pastikan anda sudah berada di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, untuk terbang menuju Roma. Hari 2 Kamis, 24 Desember 2026 : Rome (Misa Malam Natal bersama Bapa Paus) Setelah melewati proses imigrasi menuju Basilika Yohanes Lateran, katedralnya kota Roma sekaligus juga melihat Scala Sancta, tangga suci yang dibawa dari Jerusalem. Lalu mengunjungi Basilika Santa Maria Maggiore yang juga merupakan makam dari Paus Fransiscus. Kemudian sore hari bersiap diantar menuju lapangan Basilika Santo Petrus untuk merayakan Misa Malam Natal Bersama Bapa Paus Leo XIV bila kondisi Bapa Paus tidak berhalangan. Bermalam di Roma (MS,MM) Hari 3 Jumat, 25 Desember 2026 : Rome (Misa Natal & Urbi et Orbi Bersama Bapa Paus) Setelah santap pagi menuju lapangan Basilika Santo Petrus untuk menghadiri Misa Natal dan menerima Berkat Natal “URBI ET ORBI ”dari Bapa Paus bila kondisi Bapa Paus tidak berhalangan. Kemudian melewati Colloseum yang dahulu merupakan tempat pertarungan gladiator. Setelah itu mengunjungi Basilika Santo Paulus di Luar Tembok. Lalu menuju Trevi Fountain yang merupakan air mancur yang iconic dari kota Roma. Bermalam di Roma (MP,MS,MM) Hari 4 Sabtu, 26 Desember 2026 : Roma - Asisi – Pisa Pagi hari setelah sarapan melanjutkan perjalanan menuju menuju Kota Asisi, yang merupakan kota dari St. Fransiskus Asisi pendiri ORDO OFM mengunjungi Basilika St.Fransiskus Asisi untuk merayakan Misa dan melihat tubuh Santo Fransiskus Asisi yang dipajang dalam rangka memperingati 800 Tahun wafatnya Santo Fransiskus Asisi. Dilanjutkan menuju Kota Pisa mengunjungi Menara Miring Pisa yang terkenal. Bermalam di Pisa. (MP,MS,MM) Hari 5 Minggu, 27 Desember 2026 : Pisa – Monaco - Marseille Setelah sarapan pagi mengunjungi Negara Monaco untuk melihat Katedral Monaco di mana terdapat makam Pangeran Reiner & Grace Kelly. Serta berfoto di depan Grimaldi Palace yang merupakan kediaman resmi keluarga Kerajaan. Kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kota Marseille. Bermalam di Marseille. (MP,MS,MM) Hari 6 Senin, 28 Desember 2026 : Marseille - Carcassonne - Lourdes Seusai sarapan pagi kita akan meninggalkan Kota Marseille untuk menuju Lourdes dan singgah di Kota Carcassonne yang merupakan Kota dengan benteng benteng yang indah untuk Makan Siang. Lourdes sendiri merupakan tempat di mana Bunda Maria menampakan diri sebanyak 18 kali kepada Santa Bernadette. Peserta juga dapat mengikuti prosesi lilin sambil berdoa rosario pada malam hari. Bermalam di Lourdes. (MP,MS,MM) Hari 7 Selasa, 29 Desember 2026 : Lourdes Misa kudus pagi hari di salah satu kapel yang telah disediakan. Kemudian dilanjutkan dengan acara rohani bersama meliputi: mandi air suci, foto bersama serta Jalan Salib di Kalvari Lourdes dan mengunjungi Rumah Santa Bernadette. Sore hari acara bebas untuk berbelanja benda-benda rohani serta mengambil air suci di gua. Bermalam di Lourdes (MP,MS,MM) Hari 8 Rabu, 30 Desember 2026 : Lourdes – Brive la Gaillard - Clermont Ferrand Hari ini setelah misa pagi, melanjutkan perjalanan ke Kota kecil nan indah di Perancis yaitu Clermont Ferrand. Disepanjang perjalanan kita kembali mendengarkan kisah dari Santa Bernadette dari Lourdes. Bermalam di Clermont Ferrand. (MP,MS,MM) Hari 9 Kamis, 31 Desember 2026: Clermont Ferrand – Nevers - Paris Hari ini setelah santap pagi kita akan menuju Kota Nevers, kota tempat Biara Santa Gildart dimana Santa Bernadette mengabdikan dirinya dan melayani di Biara tersebut. Kemudian menuju Ibu Kota Perancis yaitu Kota Paris. Bermalam di Paris. (MP,MS,MM) Hari 10 Jumat, 1 Januari 2027: Paris – Brussel - Amsterdam Setelah bersantap pagi kita akan Misa Jumat pertama di Kapel Medali Wasiat Santa Katharina Labore. Kemudian diajak berorientasi dengan melihat Menara Eiffel, Arch de Triumph yang merupakan gerbang kemenangan yang dibangun oleh Napoleon Bonaparte, Place de la Concorde serta Champ Ellysee. Kemudian meninggalkan Kota Paris menuju Amsterdam dengan melewati Brussel, ibukota Belgia. Bermalam di Amsterdam. (MP,MS,MM) Hari 11 Sabtu, 2 Januari 2026: Amsterdam – Volendam – Departure Setelah santap pagi kita akan mengunjungi Desa Vollendam, disana kita berkesempatan untuk berfoto dengan pakaian tradisional Belanda. Peserta diberikan waktu bebas hingga tiba waktunya diantar menuju Bandara Schipol International untuk penerbangan kembali ke Tanah Air. (MP,MS) Hari 12 Minggu, 3 Januari 2026 : Jakarta Hari ini rombongan yang penuh suka cita tiba kembali ke Tanah Air dengan rasa syukur. Kiranya perjalanan rohani ini dapat mempertebal iman bagi setiap kita yang telah kembali dengan penuh berkat Sampai jumpa lagi pada acara EFRAT TOUR & TRAVEL selanjutnya. TUHAN YESUS MEMBERKATI.
Ziarah Eropa TAHUN YUBELIUM 2026 Santo Fransiskus Asisi PROMO Special BULAN ROSARIO Rute Special 6 Negara: Italia – Vatican – Monaco – Perancis – Belgia - Belanda Roma – Asisi – Pisa – Monaco – Toulousse – Lourdes – Clermont Ferrand – Nevers – Paris – Brussel – Amsterdam - Volendam Highlight : Asisi - Berziarah ke Basilika St. Fransiskus Asisi dalam Rangka Yubileum 2026 untuk meraih Indulgensi Penuh artinya Pengampunan Dosa & Segala Hukumannya (baca : Yubileum selanjutnya Tahun 2050), “Papal Audience : AUDIENSI bersama Paus Leo ”, “Lourdes untuk Jalan Salib, Mandi Suci, Prosesi Lilin Goa Misabelle serta menziarahi rumah St.Bernadette, Nevers mengunjungi Biara tempat peristirahatan terakhir Santa Bernadette yang sampai saat ini masih utuh dan terberkati, Menara Miring Pisa yang merupakan 7 Keajaiban Dunia, Paris Kota mode dunia untuk melhat Kemegahan Menara Eiffle, Amsterdam Berorientasi menikmati keindahan Arsitektur khas Belanda dan berfoto dengan kostum Pakaian Traditional. Kerajaan Monaco negeri para Sultan Eropa nan indah Full Board Makan Sehari 3 x sesuai jadwal 19 – 30 Oktober 2026 (12 Hari ) Bersama : RD. Hieronimus
Tahun Yubileum 2026 Peringatan 800 Tahun Wafatnya Santo Fransiskus Asisi Moment Langka sebelum Tahun Yubelium 2050 untuk meraih INDULGENSI PENUH artinya Pengampunan Dosa & Segala Hukumannya. Paus Leo XIV menetapkan Dekrit Indulgensi Penuh pada 10 Januari 2026 dalam rangka Peringatan 800 Tahun wafatnya Santo Fransiskus Asisi. Syarat untuk menerima INDULGENSI PENUH : - Berziarah ke Gereja, Kapel, atau Tempat Suci yang didedikasikan kepada Santo Fransiskus dari Assisi. - Mendoakan intensi doa dari Bapa Paus - Pengakuan dosa - menerima komuni Hari 1 Senin, 19 Oktober 2026 : Jakarta – Rome 3 Jam sebelum keberangkatan, pastikan anda sudah berada di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, untuk terbang menuju Roma. Hari 2 Selasa, 20 Oktober 2026 : Rome Setelah melewati proses imigrasi menuju Basilika Santo Petrus Kemudian mengunjungi Basilika Yohanes Lateran, katedralnya kota Roma sekaligus juga melihat Scala Sancta, tangga suci yang dibawa dari Jerusalem. Lalu mengunjungi Basilika Santa Maria Maggiore yang juga merupakan makam dari Paus Fransiscus. Bermalam di Roma (MS,MM) Hari 3 Rabu, 21 Oktober 2026 : Rome – Asisi Setelah santap pagi menuju lapangan Basilika Santo Petrus untuk menghadiri Papal Audience bila waktu memungkinkan dan kondisi Bapa Paus tidak berhalangan. Kemudian menuju Kota Asisi, yang merupakan kota dari St. Fransiskus Asisi pendiri ORDO OFM mengunjungi Basilika St.Fransiskus Asisi untuk merayakan Misa dan melihat tubuh Santo Fransiskus Asisi yang dipajang dalam rangka memperingati 800 Tahun wafatnya Santo Fransiskus Asisi. Hari 4 Kamis, 22 Oktober 2026 : Asisi – Pisa - Nice Pagi hari setelah sarapan melanjutkan perjalanan menuju Kota Pisa mengunjungi Menara Miring Pisa yang terkenal. Setelah santap siang melanjutkan perjalanan menuju Kota Pantai nan indah di tepi French Riviera. Bermalam di Nice (MP,MS,MM) Hari 5 Jumat, 23 Oktober 2026 : Nice – Monaco - Toulousse Setelah sarapan pagi mengunjungi Negara Monaco untuk melihat Katedral Monaco di mana terdapat makam Pangeran Reiner & Grace Kelly. Serta berfoto di depan Grimaldi Palace yang merupakan kediaman resmi keluarga Kerajaan. Kemudian melanjutkan perjalanan menuju Toulousse. Bermalam di Toulousse. (MP,MS,MM) Hari 6 Sabtu, 24 Oktober 2026 : Toulousse - Lourdes Seusai sarapan pagi kita akan meninggalkan Kota Toulousse untuk menuju Lourdes. Lourdes sendiri merupakan tempat di mana Bunda Maria menampakan diri sebanyak 18 kali kepada Santa Bernadette. Peserta juga dapat mengikuti prosesi lilin sambil berdoa rosario pada malam hari.. Bermalam di Lourdes. (MP,MS,MM) Hari 7 Minggu, 25 Oktober 2026 : Lourdes Misa kudus pagi hari di salah satu kapel yang telah disediakan. Kemudian dilanjutkan dengan acara rohani bersama meliputi: mandi air suci, foto bersama serta Jalan Salib di Kalvari Lourdes dan mengunjungi Rumah Santa Bernadette. Sore hari acara bebas untuk berbelanja benda-benda rohani serta mengambil air suci di gua. Bermalam di Lourdes (MP,MS,MM) Hari 8 Senin, 26 Oktober 2026 : Lourdes – Clermont Ferrand Hari ini setelah misa pagi, melanjutkan perjalanan ke Kota kecil nan indah di Perancis yaitu Clermont Ferrand. Disepanjang perjalanan kita kembali mendengarkan kisah dari Santa Bernadette dari Lourdes. Bermalam di Clermont Ferrand. (MP,MS,MM) Hari 9 Selasa, 27 Oktober 2026: Clermont Ferrand – Nevers - Paris Hari ini setelah santap pagi kita akan menuju Kota Nevers, kota tempat biara Santa Gildart dimana Santa Bernadette mengabdikan dirinya dan melayani di Biara tersebut. Kemudian menuju Ibu Kota Perancis yaitu Kota Paris. Bermalam di Paris (MP,MS,MM) Hari 10 Rabu, 28 Oktober 2026: Paris – Brussel - Amsterdam Setelah bersantap pagi kita akan diajak berorientasi dengan melihat Menara Eiffel, Arch de Triumph yang merupakan gerbang kemenangan yang dibangun oleh Napoleon Bonaparte, Place de la Concorde serta Champ Ellysee. Kemudian meninggalkan Kota Paris menuju Amsterdam dengan melewati Brussel, ibukota Belgia. Apabila waktu memungkinkan kita dapat berfoto dengan Atomium monumen Atom ikonik yang adalah landmark Kota Brussels . Bermalam di Amsterdam. (MP,MS,MM) Hari 11 Kamis, 29 Oktober 2026: Amsterdam – Volendam – Departure Setelah santap pagi kita akan mengunjungi Desa Volendam, disana kita berkesempatan untuk berfoto dengan pakaian tradisional Belanda. Peserta diberikan waktu bebas hingga tiba waktunya diantar menuju Bandara Schipol International untuk penerbangan kembali ke Tanah Air. (MP,MS) Hari 12 Jumat, 30 Oktober 2026 : Jakarta Hari ini rombongan yang penuh suka cita tiba kembali ke Tanah Air dengan rasa syukur. Kiranya perjalanan rohani ini dapat mempertebal iman bagi setiap kita yang telah kembali dengan penuh berkat Sampai jumpa lagi pada acara EFRAT TOUR & TRAVEL selanjutnya. TUHAN YESUS MEMBERKATI.
Holyland Tour Supersale CHRISTMAS 2026
Mesir – Israel – Jordan + PETRA Cairo – Terusan Suez – Sharm El Sheikh - Gunung Sinai – Red Sea Resort – Taba Border – Jerusalem – Bethlehem - Dead Sea – Jericho – Tiberias – Nazareth – Amman - Petra Special Program:Pelataran Bait Suci “DOME OF THE ROCK” Masjid Kubah Emas,Mengunjungi Dua 7 keajaiban Dunia dalam satu perjalanan (Pyramid & Sphinx dan Petra Jordania), Gunung Sinai, Menginap di Red Sea Resort, Menyusuri Via Dolorosa (Jalan Sengsara kristus) hingga Golgota, Peneguhan Pernikahan di Gereja Kana, Mengapung di Laut Mati,Berlayar di Danau Galilea , “Mencicipi kelezatan Ikan Petrus”, Merayakan Malam Natal di Padang Gembala Bethlehem 18 - 29 Desember 2026 (12 Hari) Pembimbing Rohani: Pdt. D Marbun
BONUS – BONUS : Kertas Papyrus 10 Perintah Khas Mesir, T-Shirt Khas Mesir, Air Mineral 2 botol per hari, Wifi di Bus, Hotel Red Sea Resort, Pemandu Wisata di seluruh Negara yang berpengalaman, Tas Kabin Travel, Toilet Stop di perjalanan, Free Tipping selama Perjalanan, Pendamping Saat Mendaki Sinai, Tour Book menarik & informatif, Free Airport Handling, Topi keren, dan Masih banyak bonus lainnya. Hari 1 Jumat, 18 Desember 2026 : Jakarta Pastikan anda sudah berada di Bandara Soekarno Hatta Terminal 3, untuk persiapan terbang Bersama group menuju Cairo. Hari 2 Sabtu, 19 Desember 2026 : Cairo Setelah selesai proses imigrasi kita akan memulai perjalanan ini dengan mengunjungi PYRAMID RAJA CHEOPS, CHEPREN dan MEKURINOS & SPHINX (salah satu dari 7 keajaiban dunia). Setelah santap siang melanjutkan perjalanan mengunjungi Old City Cairo yakni Gereja Abu Sirga tempat dimana YUSUF, MARIA, dan Bayi YESUS bersembunyi dari kejaran RAJA HERODES, Ben Ezra Synagogue tempat dimana Bayi MUSA ditemukan setelah dihanyutkan, dan Gereja Gantung (Hanging Church). Lalu mengunjungi Bukit Mukatam / St.Simon The Tanner Church yang diyakini sebagai Gunung yang berpindah sejauh 3 KM (Matius 17:20). Bermalam di Cairo. (MP,MS,MM) Hari 3 Minggu, 20 Desember 2026 : Cairo –Terusan Suez – Sharm El Sheikh - Red Sea Resort Pagi hari setelah makan pagi mengunjungi Toko Parfum yang terkenal di Mesir dilanjutkan peserta bersiap untuk meninggalkan Cairo menuju St.Catherine melalui Terusan Suez Terowongan Ahmed Hamdi yang menghubungkan dua benua yakni benua Asia dan Afrika. Singgah untuk makan siang di Kota Pantai yang Indah Sharm El Sheikh yang terletak di tepi laut merah kemudian Mengunjungi Heavenly Cathedral yang merupakan salah satu Gereja Koptik Ortodoks terbesar di Mesir. Bila situasi memungkinkan bagi peserta yang berminat berkesempatan untuk menikmati keindahan dasar laut Merah menggunakan Red Sea Glass Boat. Bermalam di Red Sea Resort (MP,MS,MM) Hari 4 Senin, 21 Desember 2026 : Red Sea Resort – St.Catherine Pagi hari setelah makan pagi. Kita akan melanjutkan perjalanan menuju St. Catherine untuk melihat Biara St. Katarina; yang merupakan salah satu biara tertua di dunia yang dipercaya tempat Musa melihat semak belukar yang terbakar ketika Allah berbicara padanya (Kel 3:1-22) dan Sumur Yitro (Kel 2:1-22) dimana Musa bertemu dengan calon istrinya. Selanjutnya peserta bersiap siap untuk mendaki Gunung Sinai, tempat Nabi Musa menerima 10 perintah Tuhan (Kel 19 : 1),(bagi yang tidak ikut agar beristirahat di hotel). Bermalam di Red Sea Resort (MP,MS,MM) Hari 5 Selasa, 22 Desember 2026 : St. Catherine – Taba Border – Eilat – Bethlehem Setelah sarapan pagi kita meninggalkan Mesir (Perjanjian Lama) untuk masuk ke Tanah Perjanjian (ISRAEL) melalui Taba border. Melewati Eilat yaitu kota hiburan malam di Israel dan Laut Merah, Dahulu dikenal sebagai Sodom dan Gomora tidak lupa singgah untuk melihat Tiang Garam Istri Lot (Kej 19:26). Sore hari siap memasuki kota mulia Jerusalem tempat paling suci agama yahudi, Bermalam di Bethlehem (MP/MS/MM) Hari 6 Rabu, 23 Desember 2026 : Jerusalem – Bethlehem Pagi ini diajak menuju Kota Bethlehem untuk mengunjungi Gereja Kelahiran/Nativity yang merupakan tempat kelahiran Kristus. Kemudian menuju Gereja Padang Gembala (Luk. 2 : 6 – 7). Dilanjutkan menuju kota paling tua di dunia yaitu Jericho (Mat 26:34-63) untuk melihat Pohon Zakheus (Luk 19:1-10) juga Bukit Percobaan dimana Tuhan Yesus dicobai oleh iblis (Mat 4:1-11). Sore Hari mengunjungi Laut Mati, di sana kita berkesempatan untuk mengapung di laut mati dataran terendah yang ada di bumi 400m bawah permukaan laut dengan kadar garam 30%. Bermalam di Bethlehem (MP/MS/MM). Hari 7 Kamis, 24 Desember 2026 : Jerusalem – Laut Mati – Bethlehem Pagi hari setelah sarapan pagi berkunjung ke Tembok Ratapan kemudian mengunjungi pelataran Dome Of The Rock (Masjid Kubah Emas) dahulu dikenal dengan sebutan Bukit Moria tempat saat Abraham akan mengorbankan Ishak anaknya, dan juga merupakan lokasi dari Bait Suci Salomo (Bait Suci Kedua). Setelah itu melalui Gereja St. Anna, Kolam Bethesda tempat Yesus menyembuhkan orang lumpuh (Yoh 5 : 7-9). Kemudian menuju via Dolorosa, Bukit Golgota & Makam Kudus / Holy Sepulchre (Yoh 19 : 16-27). Kemudian mengunjungi Bukit Zaitun dan singgah di Kapel Kenaikan Tuhan Yesus, melihat Gereja Pater Noster (Mat 6 : 5-15) di mana Yesus mengajarkan Doa Bapa Kami, Tidak lupa Foto group bersama dengan latar belakang panorama old city kemudian melewati Taman Getsemani / Church of All Nations (Luk 22 : 39-42). Kemudian menuju Mt. Sion, Ruang Perjamuan Terakhir (Mat 26 : 26-29), Makam Raja Daud dan mengunjungi St.Peter Galicantu tempat di mana Petrus menyangkal Yesus sebanyak tiga kali sebelum ayam berkokok. Bermalam di Bethlehem (MP/MS/MM). Program Special merayakan malam natal di Gereja Padang Gembala di Betlehem kota kelahiran Sang Juru Selamat Yesus Kristus (Luk. 2 : 6 – 7) . Hari 8 Jumat, 25 Desember 2026 : Jerusalem – Tiberias Pagi hari Setelah sarapan kita akan meninggalkan Yerusalem Lalu menuju Tiberias untuk Melihat Sungai Yordan yaitu tempat di mana dahulu Tuhan Yesus dibaptis oleh Yohanes Pembaptis (Mat 3 : 3-17) Kemudian berlayar di Danau Galilea dengan perahu model zaman Yesus (Mat 8 : 2-27). Dilanjutkan makan siang dengan menu ikan Petrus Selanjutnya mengunjungi Bukit Sabda Bahagia Mt. Beatitude (Mat 5 : 1-12) Capernaum (Town of Jesus Luk 4 : 31-41), dilanjutkan menuju Gereja St.Peter Primacy juga tempat di mana Yesus bertanya kepada Petrus “Apakah Engkau mengasihi Aku?” dan juga area di mana Kristus mengadakan mukjizat 5 roti dan 2 ikan (Yoh 6 :1-5). Bermalam di Tiberias. (MP/MS/MM) Hari 9 Sabtu, 26 Desember 2026 : Tiberias Pagi hari setelah santap pagi kita memulai perjalanan dengan mengunjungi Gereja Kabar Sukacita (Mat 2:21-23) kemudian mengunjungi Kana yaitu gereja tempat mujizat pertama Yesus merubah air menjadi anggur (Yoh 2 : 1-11). Bermalam di Tiberias. (MP/MS/MM) (MP/MS/MM) Hari 10 Minggu, 27 Desember 2026 : Amman – Petra Pagi hari diantar ke Perbatasan Sheikh Hussein untuk memasuki wilayah Jordan setelah melalui proses di Imigrasi langsung menuju kawasan Petra yang terkenal dengan Sebutan new 7 Wonder ataupun Petra TheRed Rose City. Peserta terlebih dahulu diajak bersantap siang dengan makanan khas suku Bedouin yang Authentic dari kawasan Petra. Setelah itu peserta diantar ke Petra Visitor Center, waktu bebas. Hingga tiba saatnya sesuai waktu yang ditentukan rombongan bersiap menuju hotel. (MP/MS/MM) Hari 11 Senin, 28 Desember 2026 : Amman Setelah makan pagi, peserta diajak mengunjungi Mt.Nebo, tempat Nabi Musa melihat tanah perjanjian tapi tidak memasukinya serta mengunjungi Queen Noor Foundation untuk melihat pembuatan Mozaik yang terkenal di Yordania. setelah itu peserta diantar menuju Queen Alia International Airport di Amman, untuk kembali ke Jakarta (MP/MS) Hari 12 Selasa, 29 Desember 2026 : Jakarta Rombongan yang penuh suka cita tiba kembali ke tanah air dengan rasa syukur. Kiranya perjalanan rohani ini dapat mempertebal iman bagi setiap kita yang telah kembali dengan penuh berkat Sampai jumpa lagi pada acara EFRAT TOUR & TRAVEL selanjutnya. TUHAN YESUS MEMBERKATI.
ZIARAH HOLYLAND TOUR KATOLIK Special NATAL 2026
Bonus Tour : Mesir & Yordania (2 Negara yang kaya akan sejarah) Cairo – Terusan Suez – Sharm El Sheikh - Gunung Sinai – Red Sea Resort – Taba Border – Jerusalem – Bethlehem - Dead Sea – Jericho – Tiberias – Nazareth – Amman - Petra Special Program:Pelataran Bait Suci “DOME OF THE ROCK” Masjid Kubah Emas,Mengunjungi Dua 7 keajaiban Dunia dalam satu perjalanan (Pyramid & Sphinx dan Petra Jordania), MISA PAGI di GEREJA KELAHIRAN BETHLEHEM Khusus untuk Group Efrat , Menyusuri Via Dolorosa (Jalan Sengsara kristus) hingga Golgota, Peneguhan Pernikahan di Gereja Kana, Mengapung di Laut Mati,Berlayar di Danau Galilea , Merayakan Malam Natal di Padang Gembala Bethlehem 18 - 29 Desember 2026 (12 Hari) Ziarah Tanah Perjanjian didampingi oleh Romo Darius, OFM
BONUS – BONUS : Kertas Papyrus 10 Perintah Khas Mesir, T-Shirt Khas Mesir, Air Mineral 2 botol per hari, Wifi di Bus, Hotel Red Sea Resort, Pemandu Wisata di seluruh Negara yang berpengalaman, Tas Kabin Travel, Toilet Stop di perjalanan, Free Tipping selama Perjalanan, Pendamping Saat Mendaki Sinai, Tour Book menarik & informatif, Free Airport Handling, Topi keren, dan Masih banyak bonus lainnya. Hari 1 Jumat, 18 Desember 2026 : Jakarta Pastikan anda sudah berada di Bandara Soekarno Hatta Terminal 3, untuk persiapan terbang Bersama group menuju Cairo. Hari 2 Sabtu, 19 Desember 2026 : Cairo Setelah selesai proses imigrasi kita akan memulai perjalanan ini dengan mengunjungi PYRAMID RAJA CHEOPS, CHEPREN dan MEKURINOS & SPHINX (salah satu dari 7 keajaiban dunia). Setelah santap siang melanjutkan perjalanan mengunjungi Old City Cairo yakni Gereja Abu Sirga tempat dimana YUSUF, MARIA, dan Bayi YESUS bersembunyi dari kejaran RAJA HERODES, Ben Ezra Synagogue tempat dimana Bayi MUSA ditemukan setelah dihanyutkan, dan Gereja Gantung (Hanging Church). Lalu mengunjungi Bukit Mukatam / St.Simon The Tanner Church yang diyakini sebagai Gunung yang berpindah sejauh 3 KM (Matius 17:20). Bermalam di Cairo. (MP,MS,MM) Hari 3 Minggu, 20 Desember 2026 : Cairo –Terusan Suez – Sharm El Sheikh - Red Sea Resort Pagi hari setelah makan pagi mengunjungi Toko Parfum yang terkenal di Mesir dilanjutkan peserta bersiap untuk meninggalkan Cairo menuju St.Catherine melalui Terusan Suez Terowongan Ahmed Hamdi yang menghubungkan dua benua yakni benua Asia dan Afrika. Singgah untuk makan siang di Kota Pantai yang Indah Sharm El Sheikh yang terletak di tepi laut merah kemudian Mengunjungi Heavenly Cathedral yang merupakan salah satu Gereja Koptik Ortodoks terbesar di Mesir. Bila situasi memungkinkan bagi peserta yang berminat berkesempatan untuk menikmati keindahan dasar laut Merah menggunakan Red Sea Glass Boat. Bermalam di Red Sea Resort (MP,MS,MM) Hari 4 Senin, 21 Desember 2026 : Red Sea Resort – St.Catherine Pagi hari setelah makan pagi. Kita akan melanjutkan perjalanan menuju St. Catherine untuk melihat Biara St. Katarina; yang merupakan salah satu biara tertua di dunia yang dipercaya tempat Musa melihat semak belukar yang terbakar ketika Allah berbicara padanya (Kel 3:1-22) dan Sumur Yitro (Kel 2:1-22) dimana Musa bertemu dengan calon istrinya. Selanjutnya peserta bersiap siap untuk mendaki Gunung Sinai, tempat Nabi Musa menerima 10 perintah Tuhan (Kel 19 : 1),(bagi yang tidak ikut agar beristirahat di hotel). Bermalam di Red Sea Resort (MP,MS,MM) Hari 5 Selasa, 22 Desember 2026 : St. Catherine – Taba Border – Eilat – Bethlehem Setelah sarapan pagi kita meninggalkan Mesir (Perjanjian Lama) untuk masuk ke Tanah Perjanjian (ISRAEL) melalui Taba border. Hari ini program Ziarah Tanah Perjanjian kita akan dimulai. Melewati Eilat yaitu kota hiburan malam di Israel dan Laut Merah, Dahulu dikenal sebagai Sodom dan Gomora tidak lupa singgah untuk melihat Tiang Garam Istri Lot (Kej 19:26). Sore hari siap memasuki kota mulia Jerusalem tempat paling suci agama yahudi, Bermalam di Bethlehem (MP/MS/MM) Hari 6 Rabu, 23 Desember 2026 : Jerusalem – Bethlehem Pagi ini diajak menuju Kota Bethlehem untuk mengunjungi Gereja Kelahiran/Nativity yang merupakan tempat kelahiran Kristus. Kemudian menuju Gereja Padang Gembala (Luk. 2 : 6 – 7). Dilanjutkan menuju kota paling tua di dunia yaitu Jericho (Mat 26:34-63) untuk melihat Pohon Zakheus (Luk 19:1-10) juga Bukit Percobaan dimana Tuhan Yesus dicobai oleh iblis (Mat 4:1-11). Sore Hari mengunjungi Laut Mati, di sana kita berkesempatan untuk mengapung di laut mati dataran terendah yang ada di bumi 400m bawah permukaan laut dengan kadar garam 30%. Bermalam di Bethlehem (MP/MS/MM). Hari 7 Kamis, 24 Desember 2026 : Jerusalem – Laut Mati – Bethlehem Pagi hari setelah sarapan pagi berkunjung ke Tembok Ratapan kemudian mengunjungi pelataran Dome Of The Rock (Masjid Kubah Emas) dahulu dikenal dengan sebutan Bukit Moria tempat saat Abraham akan mengorbankan Ishak anaknya, dan juga merupakan lokasi dari Bait Suci Salomo (Bait Suci Kedua). Setelah itu melalui Gereja St. Anna, Kolam Bethesda tempat Yesus menyembuhkan orang lumpuh (Yoh 5 : 7-9). Kemudian menuju via Dolorosa, Bukit Golgota & Makam Kudus / Holy Sepulchre (Yoh 19 : 16-27). Kemudian mengunjungi Bukit Zaitun dan singgah di Kapel Kenaikan Tuhan Yesus, melihat Gereja Pater Noster (Mat 6 : 5-15) di mana Yesus mengajarkan Doa Bapa Kami, Tidak lupa Foto group bersama dengan latar belakang panorama old city kemudian melewati Taman Getsemani / Church of All Nations (Luk 22 : 39-42). Kemudian menuju Mt. Sion, Ruang Perjamuan Terakhir (Mat 26 : 26-29), Makam Raja Daud dan mengunjungi St.Peter Galicantu tempat di mana Petrus menyangkal Yesus sebanyak tiga kali sebelum ayam berkokok. Bermalam di Bethlehem (MP/MS/MM). Program Special merayakan malam natal di Gereja Padang Gembala di Betlehem kota kelahiran Sang Juru Selamat Yesus Kristus (Luk. 2 : 6 – 7). Hari 8 Jumat, 25 Desember 2026 : Jerusalem – Tiberias Pagi hari Setelah sarapan kita akan meninggalkan Yerusalem Lalu menuju Tiberias untuk Melihat Sungai Yordan yaitu tempat di mana dahulu Tuhan Yesus dibaptis oleh Yohanes Pembaptis (Mat 3 : 3-17) Kemudian berlayar di Danau Galilea dengan perahu model zaman Yesus (Mat 8 : 2-27). Dilanjutkan makan siang dengan menu ikan Petrus Selanjutnya mengunjungi Bukit Sabda Bahagia Mt. Beatitude (Mat 5 : 1-12) Capernaum (Town of Jesus Luk 4 : 31-41), dilanjutkan menuju Gereja St.Peter Primacy juga tempat di mana Yesus bertanya kepada Petrus “Apakah Engkau mengasihi Aku?” dan juga area di mana Kristus mengadakan mukjizat 5 roti dan 2 ikan (Yoh 6 :1-5). Bermalam di Tiberias. (MP/MS/MM) Hari 9 Sabtu, 26 Desember 2026 : Tiberias Pagi hari setelah santap pagi kita memulai perjalanan dengan mengunjungi Gereja Kabar Sukacita (Mat 2:21-23) kemudian mengunjungi Kana yaitu gereja tempat mujizat pertama Yesus merubah air menjadi anggur (Yoh 2 : 1-11). Dengan ini program Ziarah Rohani kita di Tanah Perjanjian telah selesai semoga dapat mempertebal iman percaya kita semua (MP/MS/MM) Hari 10 Minggu, 27 Desember 2026 : Amman – Petra Pagi hari diantar ke Perbatasan Sheikh Hussein untuk memasuki wilayah Jordan setelah melalui proses di Imigrasi langsung menuju kawasan Petra yang terkenal dengan Sebutan new 7 Wonder ataupun Petra TheRed Rose City. Peserta terlebih dahulu diajak bersantap siang dengan makanan khas suku Bedouin yang Authentic dari kawasan Petra. Setelah itu peserta diantar ke Petra Visitor Center, waktu bebas. Hingga tiba saatnya sesuai waktu yang ditentukan rombongan bersiap menuju hotel. (MP/MS/MM) Hari 11 Senin, 28 Desember 2026 : Amman Setelah makan pagi, peserta diajak mengunjungi Mt.Nebo, tempat Nabi Musa melihat tanah perjanjian tapi tidak memasukinya serta mengunjungi Queen Noor Foundation untuk melihat pembuatan Mozaik yang terkenal di Yordania. setelah itu peserta diantar menuju Queen Alia International Airport di Amman, untuk kembali ke Jakarta (MP/MS) Hari 12 Selasa, 29 Desember 2026 : Jakarta Rombongan yang penuh suka cita tiba kembali ke tanah air dengan rasa syukur. Kiranya perjalanan rohani ini dapat mempertebal iman bagi setiap kita yang telah kembali dengan penuh berkat Sampai jumpa lagi pada acara EFRAT TOUR & TRAVEL selanjutnya. TUHAN YESUS MEMBERKATI.
PROMO HOLYLAND SUPERSALE 2026
Mesir – Israel – Jordan + PETRA Cairo – St.Catherine – Terusan Suez - Gunung Sinai – Red Sea Resort – Taba Border – Jerusalem – Bethlehem - Dead Sea – Nazareth – Kana - Tiberias – Amman – Madaba - Petra Special Program:Pelataran Bait Suci “DOME OF THE ROCK” Masjid Kubah Emas,Mengunjungi Dua 7 keajaiban Dunia dalam satu perjalanan (Pyramid & Sphinx dan Petra Jordania), Gunung Sinai, Menginap di Red Sea Resort, Menyusuri Via Dolorosa (Jalan Sengsara kristus) hingga Golgota, Peneguhan Pernikahan di Gereja Kana, Mengapung di Laut Mati,Berlayar di Danau Galilea , “Mencicipi kelezatan Ikan Petrus” 23 Oktober - 2 November 2026 (11 Hari) Pembimbing Rohani: Pdt. D Marbun
BONUS – BONUS : Kertas Papyrus 10 Perintah Khas Mesir, T-Shirt Khas Mesir, Air Mineral 2 botol per hari, Wifi di Bus, Hotel Red Sea Resort, Pemandu Wisata di seluruh Negara yang berpengalaman, Tas Kabin Travel, Toilet Stop di perjalanan, Free Tipping selama Perjalanan, Pendamping Saat Mendaki Sinai, Tour Book menarik & informatif, Free Airport Handling, Topi keren, dan Masih banyak bonus lainnya. Hari 1 Jumat, 23 Oktober 2026 : Jakarta 3 Jam sebelum keberangkatan, pastikan anda sudah berada di Bandara Soekarno Hatta Terminal 3, untuk terbang menuju Cairo. Hari 2 Sabtu, 24 Oktober 2026 : Cairo Tiba di Cairo, setelah melalui proses imigrasi kita akan dijemput perwakilan kami, perjalanan dimulai dengan mengunjungi PYRAMID RAJA CHEOPS, CHEPREN dan MEKURINOS & SPHINX (salah satu dari 7 keajaiban dunia). Kemudian menuju Old City Cairo yakni Gereja Abu Sirga tempat dimana YUSUF, MARIA, dan Bayi YESUS bersembunyi dari kejaran RAJA HERODES, Ben Ezra Synagogue tempat dimana Bayi MUSA ditemukan setelah dihanyutkan, dan Gereja Gantung (Hanging Church). Lalu mengunjungi Bukit Mukatam / St.Simon The Tanner Church yang diyakini sebagai Gunung yang berpindah sejauh 3 KM (Matius 17:20). Bermalam di Cairo. (MP,MS,MM) Hari 3 Minggu, 25 Oktober 2026 : Cairo – Red Sea Resort – St. Catherine Pagi hari setelah makan pagi, mengunjungi Toko Parfum yang terkenal di Mesir, dilanjutkan peserta bersiap diri untuk meninggalkan Cairo menuju Red Sea Resort melalui Terusan Suez atau disebut juga Terowongan Ahmed Hamdi. Setibanya di Red Sea Resort peserta bisa rehat untuk menikmati Resort di tepi Laut Merah. Tour tambahan bagi peserta yang ingin naik ke Gunung Sinai bersiap siap untuk mendaki Gunung Sinai , tempat Nabi Musa menerima 10 perintah Tuhan (Kel 19 : 1),(bagi yang tidak ikut agar beristirahat di hotel) Bermalam di Red Sea Resort (MP,MS,MM) Hari 4 Senin, 26 Oktober 2026 : St. Catherine – Taba Border – Eilat – Jerusalem Setelah sarapan pagi kita meninggalkan Mesir (Perjanjian Lama) untuk masuk ke Tanah Perjanjian (ISRAEL) melalui Taba border. Melewati Eilat yaitu kota hiburan malam di Israel dan Laut Merah, Dahulu dikenal sebagai Sodom dan Gomora tidak lupa singgah untuk melihat Tiang Garam Istri Lot (Kej 19:26). Sore hari siap memasuki kota mulia Jerusalem tempat paling suci agama yahudi, Bermalam di Bethlehem (MP/MS/MM) Hari 6 Selasa, 27 Oktober 2026 : Bethlehem – Jerusalem – Jericho – Dead Sea Pagi ini diajak menuju Kota Bethlehem untuk mengunjungi Gereja Kelahiran/Nativity yang merupakan tempat kelahiran Kristus. Kemudian menuju Gereja Padang Gembala (Luk. 2 : 6 – 7). Dilanjutkan menuju kota paling tua di dunia yaitu Jericho (Mat 26:34-63) untuk melihat Pohon Zakheus (Luk 19:1-10) juga Bukit Percobaan dimana Tuhan Yesus dicobai oleh iblis (Mat 4:1-11). Sore Hari mengunjungi Laut Mati, di sana kita berkesempatan untuk mengapung di laut mati dataran terendah yang ada di bumi 400m bawah permukaan laut dengan kadar garam 30%. Bermalam di Bethlehem (MP/MS/MM). Hari 7 Rabu, 28 Oktober 2026 : Bethlehem - Jerusalem Pagi hari setelah sarapan pagi berkunjung ke Tembok Ratapan yang merupakan tempat paling suci bagi umat Yahudi, kemudian mengunjungi pelataran Dome Of The Rock (Masjid Kubah Emas) dahulu dikenal dengan sebutan Bukit Moria tempat saat Abraham akan mengorbankan Ishak anaknya, dan juga merupakan lokasi dari Bait Suci Salomo (Bait Suci Kedua). Setelah itu melalui Gereja St. Anna, Kolam Bethesda tempat Yesus menyembuhkan orang lumpuh (Yoh 5 : 7-9). Kemudian menuju via Dolorosa, Bukit Golgota & Makam Kudus / Holy Sepulchre (Yoh 19 : 16-27). Kemudian mengunjungi Bukit Zaitun dan singgah di Kapel Kenaikan Tuhan Yesus, melalui Gereja Pater Noster (Mat 6 : 5-15) di mana Yesus mengajarkan Doa Bapa Kami, Tidak lupa Foto group bersama dengan latar belakang panorama old city kemudian melewati Taman Getsemani / Church of All Nations (Luk 22 : 39-42). Sore hari mengunjungi Mt. Sion, Ruang Perjamuan Terakhir (Mat 26 : 26-29), Makam Raja Daud dan Gereja St.Peter Galicantu tempat di mana Petrus menyangkal Yesus tiga kali sebelum ayam berkokok. Bermalam di Bethlehem (MP/MS/MM). Hari 8 Kamis, 29 Oktober 2026 : Jerusalem – Nazareth – Kana - Tiberias Pagi hari Setelah sarapan kita akan meninggalkan Yerusalem Lalu menuju Nazareth mengunjungi Gereja Kabar Sukacita (Mat 2:21-23) kemudian mengunjungi Kana yaitu gereja tempat mujizat pertama Yesus merubah air menjadi anggur (Yoh 2 : 1-11). Bermalam di Tiberias. (MP/MS/MM) Hari 9 Jumat, 30 Oktober 2026 : Tiberias – Amman Pagi hari setelah santap pagi kita memulai perjalanan dengan berlayar di Danau Galilea dengan perahu model zaman Yesus (Mat 8 : 2-27). Kemudian melihat Sungai Yordan yaitu tempat di mana dahulu Tuhan Yesus dibaptis oleh Yohanes Pembaptis (Mat 3 : 3-17) Kemudian makan siang dengan menu ikan Petrus Selanjutnya mengunjungi Bukit Sabda Bahagia Mt. Beatitude (Mat 5 : 1-12) Capernaum (Town of Jesus Luk 4 : 31-41), dilanjutkan menuju Gereja Tabgha yaitu tempat Yesus membuat mukjizat menggandakan 5 roti dan 2 ikan (Yoh 6 :1-5) dan Gereja St.Peter Primacy juga tempat di mana Yesus bertanya kepada Petrus “Apakah Engkau mengasihi Aku?” (MP/MS/MM) Hari 9 Sabtu, 31 Oktober 2026 : Petra Pagi hari diantar menuju perbatasan Sheikh Hussein untuk memasuki wilayah Jordan dan langsung menuju kawasan Petra yang terkenal dengan Sebutan new 7 Wonder ataupun Petra The Red Rose City. Peserta terlebih dahulu diajak bersantap siang dengan makanan khas suku Bedouin yang Authentic dari kawasan Petra. Setelah itu peserta diantar ke Petra Visitor Center, waktu bebas. Hingga tiba saatnya sesuai waktu yang ditentukan rombongan bersiap menuju hotel. (MP/MS/MM) Hari 10 Minggu, 1 November 2026 : Amman Setelah makan pagi, peserta diajak mengunjungi Mt.Nebo, tempat Nabi Musa melihat tanah perjanjian tapi tidak memasukinya serta mengunjungi Queen Noor Foundation untuk melihat pembuatan Mozaik yang terkenal di Yordania. setelah itu peserta diantar menuju Queen Alia International Airport di Amman, untuk kembali ke Jakarta (MP/MS) Hari 11 Senin, 2 November 2026 : Jakarta Rombongan yang penuh suka cita tiba kembali ke tanah air dengan rasa syukur. Kiranya perjalanan rohani ini dapat mempertebal iman bagi setiap kita yang telah kembali dengan penuh berkat Sampai jumpa lagi pada acara EFRAT TOUR & TRAVEL selanjutnya. TUHAN YESUS MEMBERKATI.
Ziarah Holyland Tour Katolik Special Bulan Rosario 2026
Bonus Tour : Mesir & Yordania (2 Negara yang kaya akan sejarah) Cairo – St.Catherine – Terusan Suez - Gunung Sinai – Red Sea Resort – Taba Border – Jerusalem – Bethlehem - Dead Sea – Nazareth – Kana - Tiberias – Amman – Madaba - Petra Special Program:Pelataran Bait Suci “DOME OF THE ROCK” Masjid Kubah Emas,Mengunjungi Dua 7 keajaiban Dunia dalam satu perjalanan (Pyramid & Sphinx dan Petra Jordania), Gunung Sinai, Menginap di Red Sea Resort, Menyusuri Via Dolorosa (Jalan Sengsara kristus) hingga Golgota, Peneguhan Pernikahan di Gereja Kana, Mengapung di Laut Mati,Berlayar di Danau Galilea , “Mencicipi kelezatan Ikan Petrus” 23 Oktober - 2 November 2026 (11 Hari) Ziarah Tanah Perjanjian didampingi oleh Romo Darius, OFM
BONUS – BONUS : Kertas Papyrus 10 Perintah Khas Mesir, T-Shirt Khas Mesir, Air Mineral 2 botol per hari, Wifi di Bus, Hotel Red Sea Resort, Pemandu Wisata di seluruh Negara yang berpengalaman, Tas Kabin Travel, Toilet Stop di perjalanan, Free Tipping selama Perjalanan, Pendamping Saat Mendaki Sinai, Tour Book menarik & informatif, Free Airport Handling, Topi keren, dan Masih banyak bonus lainnya. Hari 1 Jumat, 23 Oktober 2026 : Jakarta 3 Jam sebelum keberangkatan, pastikan anda sudah berada di Bandara Soekarno Hatta Terminal 3, untuk terbang menuju Cairo. Hari 2 Sabtu, 24 Oktober 2026 : Cairo Tiba di Cairo, setelah melalui proses imigrasi kita akan dijemput perwakilan kami, perjalanan dimulai dengan mengunjungi PYRAMID RAJA CHEOPS, CHEPREN dan MEKURINOS & SPHINX (salah satu dari 7 keajaiban dunia). Kemudian menuju Old City Cairo yakni Gereja Abu Sirga tempat dimana YUSUF, MARIA, dan Bayi YESUS bersembunyi dari kejaran RAJA HERODES, Ben Ezra Synagogue tempat dimana Bayi MUSA ditemukan setelah dihanyutkan, dan Gereja Gantung (Hanging Church). Lalu mengunjungi Bukit Mukatam / St.Simon The Tanner Church yang diyakini sebagai Gunung yang berpindah sejauh 3 KM (Matius 17:20). Bermalam di Cairo. (MP,MS,MM) Hari 3 Minggu, 25 Oktober 2026 : Cairo – Red Sea Resort – St. Catherine Pagi hari setelah makan pagi, mengunjungi Toko Parfum yang terkenal di Mesir, dilanjutkan peserta bersiap diri untuk meninggalkan Cairo menuju Red Sea Resort melalui Terusan Suez atau disebut juga Terowongan Ahmed Hamdi. Setibanya di Red Sea Resort peserta bisa rehat untuk menikmati Resort di tepi Laut Merah. Tour tambahan bagi peserta yang ingin naik ke Gunung Sinai bersiap siap untuk mendaki Gunung Sinai , tempat Nabi Musa menerima 10 perintah Tuhan (Kel 19 : 1),(bagi yang tidak ikut agar beristirahat di hotel) Bermalam di Red Sea Resort (MP,MS,MM) Hari 4 Senin, 26 Oktober 2026 : St. Catherine – Taba Border – Eilat – Jerusalem Setelah sarapan pagi kita meninggalkan Mesir (Perjanjian Lama) untuk masuk ke Tanah Perjanjian (ISRAEL) melalui Taba border. Hari ini program Ziarah Tanah Perjanjian kita akan dimulai Melewati Eilat yaitu kota hiburan malam di Israel dan Laut Merah, Dahulu dikenal sebagai Sodom dan Gomora tidak lupa singgah untuk melihat Tiang Garam Istri Lot (Kej 19:26). Sore hari siap memasuki kota mulia Jerusalem tempat paling suci agama yahudi, Bermalam di Bethlehem (MP/MS/MM) Hari 6 Selasa, 27 Oktober 2026 : Bethlehem – Jerusalem – Jericho – Dead Sea Pagi ini diajak menuju Kota Bethlehem untuk mengunjungi Gereja Kelahiran/Nativity yang merupakan tempat kelahiran Kristus. Kemudian menuju Gereja Padang Gembala (Luk. 2 : 6 – 7). Dilanjutkan menuju kota paling tua di dunia yaitu Jericho (Mat 26:34-63) untuk melihat Pohon Zakheus (Luk 19:1-10) juga Bukit Percobaan dimana Tuhan Yesus dicobai oleh iblis (Mat 4:1-11). Sore Hari mengunjungi Laut Mati, di sana kita berkesempatan untuk mengapung di laut mati dataran terendah yang ada di bumi 400m bawah permukaan laut dengan kadar garam 30%. Bermalam di Bethlehem (MP/MS/MM). Hari 7 Rabu, 28 Oktober 2026 : Bethlehem - Jerusalem Pagi hari setelah sarapan pagi berkunjung ke Tembok Ratapan yang merupakan tempat paling suci bagi umat Yahudi, kemudian mengunjungi pelataran Dome Of The Rock (Masjid Kubah Emas) dahulu dikenal dengan sebutan Bukit Moria tempat saat Abraham akan mengorbankan Ishak anaknya, dan juga merupakan lokasi dari Bait Suci Salomo (Bait Suci Kedua). Setelah itu melalui Gereja St. Anna, Kolam Bethesda tempat Yesus menyembuhkan orang lumpuh (Yoh 5 : 7-9). Kemudian menuju via Dolorosa, Bukit Golgota & Makam Kudus / Holy Sepulchre (Yoh 19 : 16-27). Kemudian mengunjungi Bukit Zaitun dan singgah di Kapel Kenaikan Tuhan Yesus, melalui Gereja Pater Noster (Mat 6 : 5-15) di mana Yesus mengajarkan Doa Bapa Kami, Tidak lupa Foto group bersama dengan latar belakang panorama old city kemudian melewati Taman Getsemani / Church of All Nations (Luk 22 : 39-42). Sore hari mengunjungi Mt. Sion, Ruang Perjamuan Terakhir (Mat 26 : 26-29), Makam Raja Daud dan Gereja St.Peter Galicantu tempat di mana Petrus menyangkal Yesus tiga kali sebelum ayam berkokok. Bermalam di Bethlehem (MP/MS/MM). Hari 8 Kamis, 29 Oktober 2026 : Jerusalem – Nazareth – Kana - Tiberias Pagi hari Setelah sarapan kita akan meninggalkan Yerusalem Lalu menuju Nazareth mengunjungi Gereja Kabar Sukacita (Mat 2:21-23) kemudian mengunjungi Kana yaitu gereja tempat mujizat pertama Yesus merubah air menjadi anggur (Yoh 2 : 1-11). Bermalam di Tiberias. (MP/MS/MM) Hari 9 Jumat, 30 Oktober 2026 : Tiberias – Amman Pagi hari setelah santap pagi kita memulai perjalanan dengan berlayar di Danau Galilea dengan perahu model zaman Yesus (Mat 8 : 2-27). Kemudian melihat Sungai Yordan yaitu tempat di mana dahulu Tuhan Yesus dibaptis oleh Yohanes Pembaptis (Mat 3 : 3-17) Kemudian makan siang dengan menu ikan Petrus Selanjutnya mengunjungi Bukit Sabda Bahagia Mt. Beatitude (Mat 5 : 1-12) Capernaum (Town of Jesus Luk 4 : 31-41), dilanjutkan menuju Gereja Tabgha yaitu tempat Yesus membuat mukjizat menggandakan 5 roti dan 2 ikan (Yoh 6 :1-5) dan Gereja St.Peter Primacy juga tempat di mana Yesus bertanya kepada Petrus “Apakah Engkau mengasihi Aku?” Dengan ini program Ziarah Rohani kita di Tanah Perjanjian telah selesai semoga dapat mempertebal iman percaya kita semua (MP/MS/MM) Hari 9 Sabtu, 31 Oktober 2026 : Petra Pagi hari diantar menuju perbatasan Sheikh Hussein untuk memasuki wilayah Jordan dan langsung menuju kawasan Petra yang terkenal dengan Sebutan new 7 Wonder ataupun Petra The Red Rose City. Peserta terlebih dahulu diajak bersantap siang dengan makanan khas suku Bedouin yang Authentic dari kawasan Petra. Setelah itu peserta diantar ke Petra Visitor Center, waktu bebas. Hingga tiba saatnya sesuai waktu yang ditentukan rombongan bersiap menuju hotel. (MP/MS/MM) Hari 10 Minggu, 1 November 2026 : Amman Setelah makan pagi, peserta diajak mengunjungi Mt.Nebo, tempat Nabi Musa melihat tanah perjanjian tapi tidak memasukinya serta mengunjungi Queen Noor Foundation untuk melihat pembuatan Mozaik yang terkenal di Yordania. setelah itu peserta diantar menuju Queen Alia International Airport di Amman, untuk kembali ke Jakarta (MP/MS) Hari 11 Senin, 2 November 2026 : Jakarta Rombongan yang penuh suka cita tiba kembali ke tanah air dengan rasa syukur. Kiranya perjalanan rohani ini dapat mempertebal iman bagi setiap kita yang telah kembali dengan penuh berkat Sampai jumpa lagi pada acara EFRAT TOUR & TRAVEL selanjutnya. TUHAN YESUS MEMBERKATI.
PROMO HOLYLAND LIBUR SEKOLAH 2026
Mesir – Israel – Jordan + PETRA Cairo – St.Catherine – Terusan Suez - Gunung Sinai – Red Sea Resort – Taba Border – Jerusalem – Bethlehem - Dead Sea – Nazareth – Kana - Tiberias – Amman – Madaba - Petra Special Program: Mengunjungi Dua 7 keajaiban Dunia dalam satu perjalanan (Pyramid & Sphinx dan Petra Jordania), Gunung Sinai, Menginap di Red Sea Resort, Menyusuri Via Dolorosa (Jalan Sengsara kristus) hingga Golgota, Peneguhan Pernikahan di Gereja Kana, Mengapung di Laut Mati,Berlayar di Danau Galilea , “Mencicipi kelezatan Ikan Petrus” 29 Juni - 9 Juli 2026 (11 Hari) Pembimbing Rohani: Pdt. D Marbun
BONUS – BONUS : Kertas Papyrus 10 Perintah Khas Mesir, T-Shirt Khas Mesir, Air Mineral 2 botol per hari, Wifi di Bus, Hotel Red Sea Resort, Pemandu Wisata di seluruh Negara yang berpengalaman, Tas Kabin Travel, Toilet Stop di perjalanan, Free Tipping selama Perjalanan, Pendamping Saat Mendaki Sinai, Tour Book menarik & informatif, Free Airport Handling, Topi keren, dan Masih banyak bonus lainnya. Hari 1 Senin, 29 Juni 2026 : Jakarta 3 Jam sebelum keberangkatan, pastikan anda sudah berada di Bandara Soekarno Hatta Terminal 3, untuk terbang menuju Cairo. Hari 2 Selasa, 30 Juni 2026 : Cairo Tiba di Cairo, setelah melalui proses imigrasi kita akan dijemput perwakilan kami, perjalanan dimulai dengan mengunjungi PYRAMID RAJA CHEOPS, CHEPREN dan MEKURINOS & SPHINX (salah satu dari 7 keajaiban dunia). Kemudian menuju Old City Cairo yakni Gereja Abu Sirga tempat dimana YUSUF, MARIA, dan Bayi YESUS bersembunyi dari kejaran RAJA HERODES, Ben Ezra Synagogue tempat dimana Bayi MUSA ditemukan setelah dihanyutkan, dan Gereja Gantung (Hanging Church). Lalu mengunjungi Bukit Mukatam / St.Simon The Tanner Church yang diyakini sebagai Gunung yang berpindah sejauh 3 KM (Matius 17:20). Bermalam di Cairo. (MP,MS,MM) Hari 3 Rabu, 1 Juli 2026 : Cairo – Red Sea Resort – St. Catherine Pagi hari setelah makan pagi, mengunjungi Toko Parfum yang terkenal di Mesir, dilanjutkan peserta bersiap diri untuk meninggalkan Cairo menuju Red Sea Resort melalui Terusan Suez atau disebut juga Terowongan Ahmed Hamdi. Setibanya di Red Sea Resort peserta bisa rehat untuk menikmati Resort di tepi Laut Merah. Tour tambahan bagi peserta yang ingin naik ke Gunung Sinai bersiap siap untuk mendaki Gunung Sinai , tempat Nabi Musa menerima 10 perintah Tuhan (Kel 19 : 1),(bagi yang tidak ikut agar beristirahat di hotel) Bermalam di Red Sea Resort (MP,MS,MM) Hari 4 Kamis, 2 Juli 2026 : St. Catherine – Taba Border – Eilat – Jerusalem Setelah sarapan pagi kita meninggalkan Mesir (Perjanjian Lama) untuk masuk ke Tanah Perjanjian (ISRAEL) melalui Taba border. Melewati Eilat yaitu kota hiburan malam di Israel dan Laut Merah, Dahulu dikenal sebagai Sodom dan Gomora tidak lupa singgah untuk melihat Tiang Garam Istri Lot (Kej 19:26). Sore hari siap memasuki kota mulia Jerusalem tempat paling suci agama yahudi, Bermalam di Bethlehem (MP/MS/MM) Hari 5 Jumat, 3 Juli 2026 : Jerusalem – Jericho – Dead Sea - Bethlehem Pagi hari setelah sarapan pagi mengunjungi Kapel Kenaikan Tuhan Yesus, melihat Gereja Pater Noster (Mat 6 : 5-15) di mana Yesus mengajarkan Doa Bapa Kami, Foto group dengan latar belakang panorama old city Jerusalem, Kemudian mengunjungi Taman Getsemani (Gereja Segala Bangsa) (Luk 22 : 39-42). Kemudian mengunjungi Mt. Sion, Ruang Perjamuan Terakhir (Mat 26 : 26-29), Makam Raja Daud & St. Peter Galicantu. Kemudian mengunjungi Laut Mati, di sana kita berkesempatan untuk mengapung di laut mati dataran terendah yang ada di bumi 400m bawah permukaan laut dengan kadar garam 30%. Dilanjutkan menuju kota paling tua di dunia yaitu Jericho (Mat 26:34-63) untuk melihat Pohon Zakheus (Luk 19:1-10) juga Bukit Percobaan dimana Tuhan Yesus dicobai oleh iblis (Mat 4:1-11). Bermalam di Bethlehem. (MP/MS/MM) Hari 6 Sabtu, 4 Juli 2026 : Jerusalem – Bethlehem Pagi hari setelah sarapan menuju via Dolorosa, Bukit Golgota & Makam Kudus / Holy Sepulchre (Yoh 19:16-27), kemudian mengunjungi Tembok Ratapan yang merupakan tempat paling suci bagi umat Yahudi. Setelah itu mengunjungi Bethlehem kota kelahiran Sang Juru Selamat Yesus Kristus (Luk 2 : 6-7), mengunjungi Gereja Padang Gembala dan Gereja Kelahiran / Nativity yang merupakan tempat kelahiran Kristus. Bermalam di Bethlehem. (MP/MS/MM) Hari 7 Minggu, 5 Juli 2026 : Jerusalem – Tiberias Pagi hari setelah sarapan pagi kita akan meninggalkan Jerusalem untuk menuju Tiberias. Kita akan berlayar di Danau Galilea dengan perahu model zaman Yesus (Mat 8 : 2-27) Setelah itu melihat Sungai Yordan yaitu tempat di mana dahulu Tuhan Yesus dibaptis oleh Yohanes Pembaptis (Mat 3 : 3-17). Makan siang dengan menu ikan Petrus. Kemudian perjalanan dilanjutkan menuju Gereja St.Peter Primacy yaitu tempat Yesus membuat mukjizat menggandakan 5 roti dan 2 ikan (Yoh 6 :1-5) dan juga tempat di mana Yesus bertanya kepada Petrus “Apakah Engkau mengasihi Aku?”. Lalu mengunjungi Bukit Sabda Bahagia Mt. Beatitude (Mat 5 : 1-12) Capernaum (Town of Jesus Luk 4 : 31-41). Bermalam di Tiberias . (MP/MS/MM) Hari 8 Senin, 6 Juli 2026 : Tiberias – Nazareth – Kana – Amman Pagi hari setelah santap pagi kita memulai perjalanan dengan mengunjungi mengunjungi Gereja Kabar Sukacita (Mat 2:21-23). Kemudian mengunjungi Kana yaitu Gereja tempat mujizat pertama Yesus merubah air menjadi anggur. (Yoh 2: 1-11). Kemudian diantar menuju perbatasan Sheikh Hussein untuk memasuki wilayah Jordan. Bermalam di Amman. (MP/MS/MM) Hari 9 Selasa, 7 Juli 2026 : Petra Pagi hari menuju kawasan Petra yang terkenal dengan Sebutan new 7 Wonder ataupun Petra The Red Rose City. Peserta terlebih dahulu diajak bersantap siang dengan makanan khas suku Bedouin yang Authentic dari kawasan Petra. Setelah itu peserta diantar ke Petra Visitor Center, waktu bebas. Hingga tiba saatnya sesuai waktu yang ditentukan rombongan bersiap menuju hotel. (MP/MS/MM) Hari 10 Rabu, 8 Juli 2026 : Amman Setelah makan pagi, peserta diajak mengunjungi Mt.Nebo, tempat Nabi Musa melihat tanah perjanjian tapi tidak memasukinya serta mengunjungi Queen Noor Foundation untuk melihat pembuatan Mozaik yang terkenal di Yordania. setelah itu peserta diantar menuju Queen Alia International Airport di Amman, untuk kembali ke Jakarta (MP/MS) Hari 11 Kamis, 9 Juli 2026 : Jakarta Rombongan yang penuh suka cita tiba kembali ke tanah air dengan rasa syukur. Kiranya perjalanan rohani ini dapat mempertebal iman bagi setiap kita yang telah kembali dengan penuh berkat Sampai jumpa lagi pada acara EFRAT TOUR & TRAVEL selanjutnya. TUHAN YESUS MEMBERKATI.
CONTACT US
Office : Jl. Sumagung 1/2A Kelapa Gading Jakarta Utara
Telp : (021) 4251303, (021) 45857868
Hotline : 0821 2222 3793 / 0878 860 850 80

FOLLOW US

© Copyright 2023 - Efrat Tour Rights Reserved,
Powered by EFRAT TOUR
Contact Information